Mengapa Perencanaan Keuangan itu Penting dan Mengapa kita harus tahu?

  Pernah ndenger lagu bang-bing-bung ,ayo kita nabung? lagu itu dulu cukup terkenal lho Sob…. lagu yang secara menyenangkan mengajarkan kita untuk menabung, lagu ini dulu dinyanyikan Saskia & Geofany.. kalau kamu tahu lagu ini ini pertanda kamu sudah tua Sob… hehehe…, tapi bukan itu maksud saya, saya akan mulai topik diskusi kita kali ini dari pertanyaan mengapa kita mesti menabung?. Karena menabung adalah solusi sederhana ketidakpastian munculnya kebutuhan kita Sob. Dan bicara ketidakpastian itu, salah satu obat paling mujarab adalah perencanaan Sob. Gampannya begini Sob, dulu pada awal-awal saya bekerja saya pernah ngerasain pengen sesuatu tapi ga kebeli-kebeli, padahal setelah berlalu dan di hitung-hitung mestinya kita bisa. Saya sampai terheran-heran dengan Bambang temen saya satu kantor yang bisa beli motor baru dengan uang cash padahal gajinya tidak berbeda jauh dengan saya, dan dalam satu tahun Bambang bisa pulang kekampungnya di Purworejo hampir per 3 bulanan, sementara saya – saat itu- seperti perantau kebanyakan hanya mampu 1 tahun sekali itupun pas lebaran tiba dengan memanfaatkan uang THR (Tunjangan Hari Raya). Selidik punya selidik ternyata masalah utamanya adalah pada dua kata, apa itu Sob……. Sabar dan disiplin. Percaya tidak percaya, setelah saya mencoba dua kata tersebut, nyatanya saya bisa melakukan seperti…

Kesegaran itu ada dalam manisnya kuah kupat tahu

Saya ingat sekali, dulu saat SD kelas 2, saat pulang sekolah dan merasakan perih di perut, hal pertama yang terlintas di kepala saya saat itu adalah tahu, cabe, dan bawang putih, kenapa demikian?.. karena memang itulah yang tersedia dapur, dengan cukup menggabungkan ketiga bahan tersebut di tambah sedikit garam, saya bisa begitu menikmati menu makan siang bersama kakak sepupu saya… sederhana bukan Tapi maaf tidak sesederhana itu…. sebelum digabungkan saya mesti mengulek bawang putih, garam dan cabe dahulu, setelah dirasa cukup… masukan tahu kedalamnya dan lauk tahu sambal bawangpun siap dinikmati. Menu tersebut buat saya- saat itu- begitu nikmat dan hanya ada dua alasan bila anak seusia saya tidak menyukai menu tersebut : 1. Selera lidahnya yang terlalu tinggi, 2. Keadaaannya tidak seprihatin saya. Tanpa saya sadari, seiring perjalanan waktu, kolaborasi Tahu ddengan bumbu rempah sangat mempengaruhi kehidupan lidah saya kedepan… setelah begitu menikmati menu tersebut, saya pun berupaya mengeksplorasi makanan dengan tema sejenis…. Dan ternyata … Magelang punya lho.. panganan nikmat dan menyegarkan dengan Tahu sebagai pemikatnya……-ya seperti bunga yang memikat kumbang-……#hadeh mulai dech#. Tahu-sang pemikat itu- di sandingkan dengan kupat (ketupat-red) ditemani sayuran Kol dan tauge ditambah modifikasi irisan bakwan atau gorengan lainnya. Dan bila bahan-bahan tadi sudah…