Soal ucapan SELAMAT ULANG TAHUN
Cerita , Senyum dulu / 8 Februari 2017

Perkara mengucapkan selamat pada ulang tahun begitu mudahnya saya lakukan untuk teman…. sekedar copy dari tulisan sebelumnya dan setelah saya paste seperti tuntas sudah ‘kewajiban’ saya untuk memberikan perhatian…. padahal kalau mau di renungkan lagi – opo yo kober wok- rasa untuk memberi perhatian teman sesama grup itu terdengar begitu indah.. begitu bagus.. tapi alangkah sedihnya kita bila ternyata tanpa kita sadari yang kita kedepankan justru sensasi ingin eksis… ingin keberadaan kita dilihat oleh anggota grup lain…. wah kalau sudah begini jadi malu rasanya…. andaikan yang saya lakukan adalah ucapan yang sama via Japri… wah tentu beda rasa yang dirasakan sang pembaca.. sensasi bahagia walau sedikit mestinya ada.. dan kalau sudah begitu kebahagian yang kita berikan pastinya punya nilai…… Konyolnya saya tersadar ketika saya sendiri objeknya… maksutnya saya yang menerima ucapan itu…. jadi terasa benar bingungnya membaca thread ucapan yang begitu banyak…. saya coba scroll dan scroll ternayata yang terposting hampir sama semua model dan bentuknya….#namanya juga copas#….. Teman….maafkan saya akan kekhilafan itu, semestinya kalian mendapatkan lebih dari sekedar ucapan ‘copy paste itu’…. karena gaya silaturahmi kita pasti berbeda satu sama lain…. Maafkan saya telah mengcopy dan paste punya kalian dan untuk kalian….. Salam hormat……….#tolong banget yang ini jangan di…

Perkara berpesan…

njegeges… adalah raut ekspresi menarik buat saya, karena ‘njegeges’ sudah mulai tampak dalam obrolan kami.. itu berarti keceriaan baru akan segera terlahir… dan benar saja, salah satu dari kami berniat menraktir kita berempat, RM Padang sederhana yang ga jauh dari kantor adalah tujuannya… nama rumah makannya juga jujur lho alias namanya mewakili kondisi sebenarnya.. RM Padang bisa diartikan karena lokasinya yang terbuka dan banyak sinar matahari masuk, jadi kalau kita masuk , suasana terang benderang menyelimuti kami (baca: Padang Jingglang)…. nah untuk nama selanjutnya yaitu ‘sederhana’ ndak usah saya jelaskan ya…….. yang jelas beda sama nama yang sama di perkotaan… terasadar ada yang menarik, saya langsung ambil camera di HP… sejurus kemudian saya ditegur….. “Mas .. nek ajeng dahar mbok dungo rumiyen…. ojo malah moto2″ seru Pak Edi… ” Oh maaf Pak, bukan mau moto makanannya tapi ini lho Pak” sambil saya menunjuk stiker yang ada di wadah cendok… Luar biasakan…. ini bukan Iklan, bukan pula promosi….. stiker ini murni untuk mengingatkan kita…. yang buat dan yang nempel…. mudah2an dapat pahala yang banyak ya Pak……. ” Out off the Box”…. Wis…. wis… doa .. terus makan….. mareeeeeeeeeee

Alhamdulillah……
Semua Tentang Magelang , Senyum dulu / 18 Januari 2017

Segala Puji Syukur bagimu ya Allah…… Semangat Pagi!! Teman, Brother, Sedulur dan sohib semuaa….. Setelah sekian nglumpuke semangat nulis yang pernah hilang… Alhamdulillah pagi ini bisa memulai kembali, memulai itu penting karena memulai jare wong bijak bisa membuat perubahan ning alam dunyo hehehe…. -nuwun pangapuntene Mas Bro dan Mbak Sis bila terlalu berat dirasa kata-katanya- toh berat adalah hal lumrah dalam kehidupan ini , paling ndak yang saya rasakan sekaran ini, berat kehidupan terasa sekali saat saya melangkah… ini serius lho.. karena saya termasuk pejantan tangguh yang memikul berat sekitar 1 kwintal, maaf bila saya semangatkan kata ‘tangguh’, bagaimana tidak sudah bertahun-tahun saya tanggung beban ini… tapi Alhamdulillah untaian syukur saya usahakan untuk hadir setiap paginya dan tentu tetap berharap berkurang beban ini…. Bicara berat ndak ada habisnya, hehehe… saatnya bicara ringan.. karena ringan dan berat ternyata hanya berbeda tinggi, kalau ringan kita cukup dijinjing nah kalau berat ya dipikul. Teman, seiring doa semoga tetap dalam kesehatan , saya berharap tulisan awal ini adalah tulisan langkah ‘awal’ dari ratusan bahkan ribuan langkah tulisan yang saya harapkan… dan semoga rasa syukur ini bisa membuat saya terus mencoba menulis…. salam hangat