TV dan Debat
Rada Serius / 20 September 2017

“Barangsiapa yang menghindari perdebatan dalam posisi ia bersalah niscaya Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di sekitar surga. Barangsiapa yang menghindari perdebatan dalam posisi ia benar niscaya Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di tengah-tengah surga. Dan barangsiapa yang baik akhlaqnya niscaya Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di ketinggian surga. (HR.Abu Dawud,Tirmidzi, Ibnu Majah dan Baihaqi)” “Sesungguhnya setiap perkataan orang yang terlibat dalam debat selalu mengandung kepentingan dirinya…. “   Semalam sebelum tertidur, saya sempatkan mengaktifkan channel TV, hal yang sudah lama tidak saya lakukan, malam itu entah kenapa saya merasa ingin sekali melihat televise, kebetulan anak-anak dan istri saya sudah beranjak tidur, jadi paling tidak saya tetep konsisten menjaga komitmen di hati ini untuk meminimalkan TV di ruang keluarga kami.     Dalam acara yang tersaji, kembali terlihat perdebatan antar 2 kubu, perdebatanpun bertambah seru ketika muncul sesi saling sangkal… saya ta habis fikir, kenapa setiap masalah di negeri ini , informasi yang di hadirkan dunia televisi selalu dalam bentuk perdebatan, kita seperti selalu disajikan hal-hal yang tidak lepas dari perseteruan, saling sangkal, saling memotong pembicaraan dan sejenisnya. Padahal kita semua tahu, anti kritik adalah sifat dasar manusia, ketika tindakan di vonis sebagai suatu kesalahan dan dituduhkan secara…