Mengapa Perencanaan Keuangan itu Penting dan Mengapa kita harus tahu?

13 Agustus 2017

 

Pernah ndenger lagu bang-bing-bung ,ayo kita nabung? lagu itu dulu cukup terkenal lho Sob…. lagu yang secara menyenangkan mengajarkan kita untuk menabung, lagu ini dulu dinyanyikan Saskia & Geofany.. kalau kamu tahu lagu ini ini pertanda kamu sudah tua Sob… hehehe…, tapi bukan itu maksud saya, saya akan mulai topik diskusi kita kali ini dari pertanyaan mengapa kita mesti menabung?. Karena menabung adalah solusi sederhana ketidakpastian munculnya kebutuhan kita Sob. Dan bicara ketidakpastian itu, salah satu obat paling mujarab adalah perencanaan Sob.

Gampannya begini Sob, dulu pada awal-awal saya bekerja saya pernah ngerasain pengen sesuatu tapi ga kebeli-kebeli, padahal setelah berlalu dan di hitung-hitung mestinya kita bisa. Saya sampai terheran-heran dengan Bambang temen saya satu kantor yang bisa beli motor baru dengan uang cash padahal gajinya tidak berbeda jauh dengan saya, dan dalam satu tahun Bambang bisa pulang kekampungnya di Purworejo hampir per 3 bulanan, sementara saya – saat itu- seperti perantau kebanyakan hanya mampu 1 tahun sekali itupun pas lebaran tiba dengan memanfaatkan uang THR (Tunjangan Hari Raya). Selidik punya selidik ternyata masalah utamanya adalah pada dua kata, apa itu Sob……. Sabar dan disiplin.

Percaya tidak percaya, setelah saya mencoba dua kata tersebut, nyatanya saya bisa melakukan seperti yang Bambang lakukan. Sabar dan disiplin disini maksudnya adalah sabar dalam menahan diri dari nafsu kita dalam membelanjakan uang dan disiplin dalam menyisihkan sebagian uang kita.

Saat itu saya pakai metode lama Sob, apa itu? ya celengan Sob. Saya coba menyisihkan uang lembaran Rp 5.000,- yang ada di dompet, apapun alasannya saya usahakan, dan ternyata dalam sebulan saya hanya mampu mengumpulkan Rp 65.000.- Sob….. Lho Kenapa? Ga mudah Sob… ada saja kebutuhan yang ujung-ujungnya menghalangi saya untuk memasukkan lembaran Rp 5000,- itu ke dalam celengan.

Setelah itu, saya coba metode lain, setelah coba saya cari tahu sana sini, saya menemukan cara yang lebih efektif Sob, caranya dari setiap gaji yang saya terima langsung saya sisihkan uang sebanyak Rp 150.000,- dan saya masukkan ke celengan saya, perhitungannya sederhana Sob saya kalikan saja Rp 5000,- dengan 30 hari dalam sebulan, genapkan. Dan benar ternyata dalam 3 bulan uang dalam celengan saya terkumpul Rp 450.000,- dan ini lebih dari cukup untuk bekal saya mudik ke kampung di Magelang, saat itu membeli tiket kereta api sekelas bisnis cukup dengan uang Rp 32.000,- sekali jalan. Itulho yang saya maksud sebagai perencanaan keuangan.

Cukup sederhana Bukan?.. nah berawal dari situ sayapun mencoba memberlakukan pola yang sama untuk setiap apa yang saya rencanakan. Untuk itu Sob, buat kamu yang selalu punya masalah keuangan saat harus membayar pajak kendaraan tahunan, atau uang sekolah anak atau malah punya rencana jalan-jalan tapi belum kesampaian saya sarankan pakailah pola saya tadi…. Menabung di awal dan tetap dengan dua kata … Sabar dan Disiplin.

 

2 Komentar

  • fachri sang legenda 19 September 2017pada1:15 pm

    iya sich…. katanya menabung itu di awal…. bukan di akhir….. tapi susah bener Brooooooo

    • admin 19 September 2017pada3:38 pm

      hahaaha….. yang penting di coba Ri… lha aku juga masih belajar dan nyoba terus….. dan rasakan bedanya #gayaseleb#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *