Kesegaran itu ada dalam manisnya kuah kupat tahu

7 Februari 2017

Saya ingat sekali, dulu saat SD kelas 2, saat pulang sekolah dan merasakan perih di perut, hal pertama yang terlintas di kepala saya saat itu adalah tahu, cabe, dan bawang putih, kenapa demikian?.. karena memang itulah yang tersedia dapur, dengan cukup menggabungkan ketiga bahan tersebut di tambah sedikit garam, saya bisa begitu menikmati menu makan siang bersama kakak sepupu saya… sederhana bukan

Tapi maaf tidak sesederhana itu…. sebelum digabungkan saya mesti mengulek bawang putih, garam dan cabe dahulu, setelah dirasa cukup… masukan tahu kedalamnya dan lauk tahu sambal bawangpun siap dinikmati. Menu tersebut buat saya- saat itu- begitu nikmat dan hanya ada dua alasan bila anak seusia saya tidak menyukai menu tersebut : 1. Selera lidahnya yang terlalu tinggi, 2. Keadaaannya tidak seprihatin saya.

Tanpa saya sadari, seiring perjalanan waktu, kolaborasi Tahu ddengan bumbu rempah sangat mempengaruhi kehidupan lidah saya kedepan… setelah begitu menikmati menu tersebut, saya pun berupaya mengeksplorasi makanan dengan tema sejenis….

Dan ternyata … Magelang punya lho.. panganan nikmat dan menyegarkan dengan Tahu sebagai pemikatnya……-ya seperti bunga yang memikat kumbang-……#hadeh mulai dech#.

Tahu-sang pemikat itu- di sandingkan dengan kupat (ketupat-red) ditemani sayuran Kol dan tauge ditambah modifikasi irisan bakwan atau gorengan lainnya.

Dan bila bahan-bahan tadi sudah bersatu dalam satu piring… selerapun sebentar saja akan bergerak naik….. tapi kunci utamanya bukan itu…. kuncinya adalah kuah segar berwarna seperti kecap dengan kekentalannya di bawah kecap alias cair. Kuah ini yang tidak ditemukan di daerah lain. Buat saya kuah inilah yang membuat kupat tahu Magelang menemukan jatidirinya………

Kuah tersebutlah yang merendam dan melumuri kupat tahu, kuat itu berbentuk bumbu cair dengan kandungan rempah didalamnya… dan rempahnyapun tidak jauh-jauh dari bawang putihdan kawan-kawannya.

Untuk kesekian kalinya, akhirnya pagi indah di hari jumat, setelah berolahraga saya bareng teman bertiga, Mas Zain dan Gustri berkesempatan menikmati kembali- setelah sekian kali dan ga ada bosennya- kupat tahu di seputaran candi mendut Magelang.

Sambil menunggu siapnya hidangan, Gus Tri membuka obrolan dengan memamerkan foto mantan muridnya yang dah berhasil jadi Fotografer di salah satu perusahaan advertising ternama- anehnya dia ga tahu namanya-.
“ ini lho hasil foto jepretan muridku, bagus-bagus ya” buka Gus Tri di pagi itu sambil menunjukkan fotonya dalam sebuah akun Facebook.
“dan hasil sebagus ini ternyata, jepretnya pake Hape Lho” Gus Tri menambahkan.

“halah Gus… kamu tuch Cuma mau nunjukin Hape barumu to” Segah Mas Zain.
“lho sebentar, justru itu aku pilih Asus Zenfone ini ya karena pengen bisa moto kayak muridku ini” jawab Gus Tri.
Teman kita ini memang kekinian, walau sudah agak berumur sifat kekiniannyalah yang membawanya dalam pergaulan dengan kami…..#halah nek ngunu dirimu yo kekeinian no Wok#….
Gus Tri melanjutkan dengan lancar bagaimana Asus Zenfone mampu menghasilkan foto seperti foto profesional walau penggunanya amatir.
“ Teknologi Pixel master yang nempel di Asus yang paling aku suka, dengan itu aku bisa ngatur cahaya, image, jenis lensa dan timing waktu ngambil gambar” tambahnya.

Suara langkah penjual, menyadarkan kami bahwa hidangan sudah akan tersedia, seperti ritual yang sudah-sudah setelah berdoa, saya berinisiatif meminjam Handphone sahabat saya tadi.

Kalau kita sering kali mendengar kuliner dengan sajian utama kupat tahu di luar Magelang… pastilah kuahnya berbeda bisa dalam bentuk sambal kacang, atau bentuk lainya. Istilah dan penamaannya pun bisa berbeda semisal Tahu Kupat, Ketoprak atau lainnya.

Bila saya gambarkan, melahap satu porsi kupat tahu Magelang seperti menemukan takjil setelah berpuasa seharian… tidaklah terlalu mengenyangkan tapi mampu mengobati rasa kurang nyaman di perut. Sensasi segarnya membuat kita betah berlama-lama duduk menunggu letih yang menerpa…….# hadeh bosomu Wok#……..

satu lagi…. Kupat tahu Magelang… minim kolesterol.. karena diracik dari bahan-bahan alami…. asal jangan di modif pake bakwan, tempe dan gorengan lainnya….. apalagi kalau anda berani menolak kerupuknya wah makin sehat saya jamin…#mana tahannnn#…

Kupat Tahu itu menyehatkan….. bila anda memakannya dalam porsi wajar.. dan untuk mendapatkannya carilah pedagang dengan lokasi minimal 2km dari anda… jangan lupa.. capailah tempat itu dengan berjalan cepat dengan sesekali berlari……. saya jamin setelahnya anda akan sangat menikmati santapannya…..

sudahlah saya ga akan bercerita panjang lebar lagi, karena ini bicara selera .. dan bisa jadi apa yang saya rasakan membuat anda terinspirasi untuk mencobanya…….. apalagi dibantu gambar dari Asus Zenfone hehehehehe, ….yang jelas kalau mampir ke Magelang janganlah lupakan kuliner yang satu ini….. minimal anda bisa menulis blog setelah menyantapnya………..#testimoni saya#

Buat saya-sebagai seorang pecinta tahu- apapun bentuk dan model tahu yang paling utama adalah kejujuran dari orang/makhluk yang terlibat dalam pembuatan, penyajian sebelum sampai ke pembeli akhirnya-end user-…..

Jujur tidak menambahkan Zat addiktif, jujur dalam meramu dan jujur dalam menjaga nilai ‘sehat’ makanan itu….
Opo hubungane….. ya memang ga berhubungan langsung tapi itu penting dan buat saya ulah tidak jujur itu akan menuai kutukan dari para pembeli… dan yang paling harus di khawatirkan adalah bila kutukan itu munculnya di tempat, waktu yang tidak kita duga…… –wah kok yo mara’i merinding ya-………

Ya memang merinding tapi marii memandangnya dari sisi baik, bila sebuah kebaikan kita ‘tularkan’ dan bermanfaat untuk orang lain, Inshaa Allah akan mengundang kebaikan lainnya di Dunia ini dan tentu saja kebaikan berlimpah di masa setelah kehidupan dunia…… dan kondisi sebaliknya pasti terjadi kan… so .. jangan coba2 berbuat curang… karena bisa jadi kecurangan itulah penyebab ‘hal buruk’ dalam hidup anda…..

Ok, marilah berfikir positif…. ambil camera Asus Zenfonemu.. Jepret kuliner Nusantara itu..dan postingkan…. kalau itu berhasil mengisnpirasi pembaca untuk mencobanya…. anda sudah membantu memudahkan rejeki penjual makanan itu… dan anda sudah berbuat lebih untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan……. Semoga…..

Artikel ini diikutsertakan pada Blogging Competition Jepret Kuliner Nusantara dengan Smartphone yang diselenggarakan oleh Gandjel Rel

15 Komentar

  • wanto 1 Maret 2017pada1:41 pm

    Waduh kuliner yang satu ini memang tiada duanya …. rasanya sedep.. harganya pun terjangkau…. tapi mas .. jujur saya ga bisa mas.. ga bisa. sungguh.. kalau harus menyingkir krupuk dari menu kupat tahu…..

    • admin 1 Maret 2017pada1:45 pm

      heheheh… kalau memang ndak sanggup jangan dipaksakan Mas……

  • Dik Woro 3 Maret 2017pada11:39 am

    wah… kupat tahu nang ndi kuwi mas?Blabak yo mas #mantaB#

    • admin 3 Maret 2017pada12:38 pm

      hampir betul Ro…… sedikit lagi… coba dibaca lagi…hhehe

  • Kang Dimin 3 Maret 2017pada11:40 am

    Magelang lan kupat tahune pancen ngangeni…….. Btw Hapenya Mas Tri tho mas sing mbk silih…heheheheeh

    • admin 3 Maret 2017pada12:39 pm

      hahahaha iya Mas…… ternyata hapene apik Je….

  • Arif Nur 3 Maret 2017pada11:42 am

    iyo mas…ngerti aku….. aku yo nganggo Asus Kok…. fitur dan harga proporsional….. #Testimoni#

    • admin 3 Maret 2017pada12:39 pm

      Sipp……. mantab… dungake aku bentar lagi make hape itu ya…… #semoga#

  • Primer lem sepatu 9 Maret 2017pada3:02 pm

    Sekarang kayanya udah jarang ya yang jual? aku di jakarta udh gak pernah ketemu sama jajanan makanan ini hahaha

    • admin 12 Maret 2017pada9:06 am

      hehe.. sesekali kalau maen ke jogja.. mampir Magelang bro/sis… ambil arah blabak cuma 30kman dari jogja… banyak di sekitaran situ…. suwun ya dah komen

    • admin 12 Maret 2017pada9:09 am

      oh ya… kalau di Jakarta saya pernah nemu di sekitaran cibubur … atau di daerah Jagakarsa dekat stasiun KRL Mas….

  • wuri 11 Maret 2017pada7:27 am

    Jadi laper 🙂

    • admin 12 Maret 2017pada9:04 am

      haha… apalagi kalau mbacanya pas jelang makan siang….. sumonggo di coba mbak… kuliner khas magelang ini…

  • Aang verianto 21 Maret 2017pada12:40 pm

    Kupat tahu, Bumbu kacang asik benar . .

    • admin 21 Maret 2017pada12:52 pm

      Sip…… Bro Aang…. mantab memang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *