Soal Mutasi PNS/ASN

3 Februari 2017

Berbicara dan menbicarakan mutasi PNS tidak akan ada habisnya, bagaimana mau habis karena sejatinya bicara karir PNS adalah bicara perubahan… ya perubahan tempat, perubahan jabatan, perubahan pangkat golongan dan perubahan lainnya… itu artinya PNS sebenarnya lekat dengan kata mutasi… berpindah mejapun bisa masuk kategori mutasi lho… mutasi meja namanya……hehehehe

Saya memberanikan diri untuk berbagi terkait urusan mutasi ini… karena saya mengalami langsung, tapi mutasi yang saya jalani adalah mutasi atas kehendak sendiri…… bila saudara mengalami mutasi atas kehendak orang lain… bisa jadi itu adalah promosi jabatan atau malah mutasi MAP alias Mutasi Akibat Pemilu….. semoga kita semua dijauhkan dari mutasi dengan alasan MAP itu….. Aamin.

Sedih rasanya di zaman yang serba gadget seperti ini, masih ada tindakan intimidatif seperti itu…. bagaimana mungkin bisa meningkatkan kinerja PNS bila si PNS malah bekerja dalam lingkungan yang seolah-olah menghukumnya….. – duh Gusti Lindungilah Kami-
Nah, kembali ke soal mutasi tadi….
setiap manusia tentunya memiliki passion tersendiri dalam hal berkarir dan bekerja, tidak terkecuali PNS, setiap PNS tentunya saat ini bisa memilih karirnya karena semenjak terbitnya UU ASN No. 5 Tahun 2014 , setiap PNS – selanjutnya disebut ASN (Aparatur Sipil Negara)- diwajibkan memiliki Jabatan, artinya dengan memiliki Jabatan setiap ASN akan memiliki pekerjaan yang jelas dan terukur sehingga kedepan akan semakin mudah untuk membentuk ASN menjadi lebih kompeten, berintegritas, akuntabel dan service oriented- duh wo, omonganmu kok tuwo banget-.
Tapi eitssss… tunggu dulu, kok penjelasane glandrah ra nyambung yo… Maaf sekali lagi saya minta maaf……..

kembali lagi ke soal mutasi ….

pada awalnya saya ingin sekali menjadi PNS karena itulah profesi yang paling memungkinkan untuk saya bila ingin ‘mbalik ndeso mbangun ndeso’ (Bibit Waluyo:2011).
Berbekal pengalaman yang minim tentang ke PNS-an akhirnya saya berusaha untuk mencari jalan mbalik deso itu, dan….

Alhamdulillah….. karena doa.. doa dan restu orang tua saya…. Allah memberi jalan indahnya… sayapun diterima di salah satu Instansi Pusat di Jakarta….. dari situlah cerita itu dimulai ….. kembali karena Allah lah… saya yang buta saya sekali tentang ke PNS-an seperti di beri energi tambahan untuk segera ‘membuka’ jalan untuk mutasi… kenapa… karena seiring diberlakukannya UU Otonomi Daerah, banyak urusan pemerintahan yang awalnya ada di Pusat, tahap demi tahap dilimpahkan ke Daerah… dan ternyata tidak semua Instansi Pusat memiliki ‘kaki’ langsung di daerah….. kecuali urusan khusus dan tertentu…… Alhamdulillah.. dan ternyata Instansi tempat saya bekerja adalah Instansi Pusat yang mengurusi urusan khusus dan tertentu itu…… Terima Kasih ya ALLAH…..

Jalan panjang ke depan saat itu saya tatap penuh optimis….. bayang-bayang hidup di desa dan dekat dengan orang tuanya seperti ‘ngawe-ngawe’…..

Ada banyak kisah yang akan saya lanjutkan nantinya…….. Inshaa Allah akan saya coba tuangkan satu persatu di Blog ini….. Aamin…

Di sisi timur Magelang

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *